• Beranda
  • >
  • Artikel Kesehatan
  • >
  • Kenali Penyakit Rabies, sebagai penyakit menular yang berbahaya

20 June 2023

Kenali Penyakit Rabies, sebagai penyakit menular yang berbahaya

Rabies adalah penyakit menular yang berbahaya dan dapat menyebabkan kerusakan otak yang parah. Penting untuk mengambil tindakan pencegahan seperti vaksinasi hewan peliharaan dan menghindari kontak dengan hewan liar yang terinfeksi.

RSAnnisa//- Rabies adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus rabies. Virus ini menyerang sistem saraf pusat dan dapat menyebabkan kerusakan otak yang parah. Rabies dapat menular ke manusia melalui gigitan atau cakaran dari hewan yang terinfeksi, terutama anjing, kucing, dan kelelawar. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebanyak 99% kasus penularan virus rabies pada manusia disebabkan oleh anjing peliharaan. Tak heran, rabies juga disebut penyakit anjing gila.

 

Tidak hanya melalui gigitan, penularan rabies pada manusia dapat terjadi melalui cakaran atau sentuhan dengan air liur hewan yang terinfeksi.


Tipe infeksi rabies pada manusia

  • Rabies agresif (furious rabies): jenis rabies paling umum yang ditandai dengan sikap agresif, kebingungan, halusinasi tiba-tiba, dan ketakutan terhadap air.
  • Rabies paralitik (paralytic rabies): kurang umum daripada rabies agresif, ditandai dengan kelumpuhan yang berawal dari bekas luka gigitan.

 

Gejala Rabies

Gejala rabies pada manusia biasanya muncul dalam waktu 3-12 minggu setelah terinfeksi. Gejala awal yang umum meliputi:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Rasa tidak nyaman atau gatal di tempat gigitan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Kecemasan dan kegelisahan


Seiring dengan waktu, gejala rabies akan semakin parah dan dapat menyebabkan:

  • Kesulitan bernafas
  • Kekakuan otot
  • Kecemasan yang parah
  • Kehilangan kesadaran
  • Kematian


Pencegahan Rabies

Cara terbaik untuk mencegah rabies adalah dengan menghindari kontak dengan hewan yang terinfeksi. Beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan meliputi:

  • Vaksinasi hewan peliharaan: Pastikan hewan peliharaan Anda mendapatkan vaksin rabies secara teratur.
  • Hindari kontak dengan hewan liar: Jangan memelihara hewan liar dan hindari kontak dengan hewan liar yang terlihat sakit atau aneh.
  • Perlindungan diri: Jika Anda bekerja dengan hewan atau berada di daerah dengan risiko tinggi rabies, pastikan Anda menggunakan perlindungan diri seperti sarung tangan dan masker.


Pengobatan Rabies

Jika Anda dicurigai terinfeksi rabies, segera konsultasikan dengan dokter di lyanan kesehatan terdekat. Pengobatan rabies meliputi pembersihan luka, vaksinasi, dan imunoglobulin rabies. Pengobatan ini paling efektif jika dimulai segera setelah terinfeksi.


Kesimpulan

Rabies adalah penyakit menular yang berbahaya dan dapat menyebabkan kerusakan otak yang parah. Penting untuk mengambil tindakan pencegahan seperti vaksinasi hewan peliharaan dan menghindari kontak dengan hewan liar yang terinfeksi. Jika Anda dicurigai terinfeksi rabies, segera konsultasikan dengan dokter. Meski bisa berakibat fatal, pasien tetap berpeluang sembuh asal diobati sesegera mungkin setelah terpapar virus rabies.