18 September 2026
Jantung bekerja tanpa henti untuk mengalirkan darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Sayangnya, gangguan jantung tidak selalu menimbulkan tanda yang jelas. Sebagian keluhan dapat terasa ringan, muncul sesekali, atau dianggap sebagai akibat kelelahan. Karena itu, mengenali gejala dan faktor risiko sejak dini merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan jantung.
Pemeriksaan oleh dokter Jantung diperlukan ketika seseorang mengalami nyeri dada, jantung berdebar berulang, sesak napas, mudah lelah, atau memiliki faktor risiko seperti hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, dan riwayat penyakit jantung dalam keluarga. Dokter Spesialis Jantung dapat melakukan evaluasi untuk menentukan penyebab keluhan serta pemeriksaan lanjutan yang sesuai.
Berikut enam informasi penting tentang kesehatan jantung yang perlu diketahui.
Nyeri dada tidak selalu berasal dari jantung. Keluhan ini juga dapat berkaitan dengan otot, saluran pencernaan, paru-paru, atau kondisi lainnya. Namun, nyeri dada tidak boleh diabaikan, terutama jika terasa seperti tekanan, tertindih, diremas, atau tidak nyaman pada bagian tengah dada.
Waspadai apabila nyeri dada:
Keluhan tersebut dapat mengarah pada kondisi darurat jantung. American Heart Association menjelaskan bahwa serangan jantung bisa muncul secara tiba-tiba, tetapi juga dapat dimulai perlahan dengan rasa tidak nyaman yang ringan. Gejalanya juga dapat berbeda pada setiap orang. American Heart Association
Jika mengalami nyeri dada dengan tanda-tanda tersebut, segera cari pertolongan ke IGD. Jangan menunggu keluhan hilang atau menunda pemeriksaan hingga jadwal poliklinik.
Serangan jantung terjadi ketika aliran darah yang membawa oksigen menuju otot jantung berkurang atau tersumbat. Salah satu penyebab yang umum adalah terbentuknya plak pada pembuluh darah. Penanganan yang cepat sangat penting karena semakin lama aliran darah terhambat, semakin besar risiko kerusakan otot jantung.
Tanda serangan jantung yang perlu dikenali meliputi nyeri atau tekanan di dada, sesak napas, rasa tidak nyaman pada tubuh bagian atas, mual, keringat dingin, pusing, dan kelelahan yang tidak biasa. Pada sebagian perempuan, gejalanya dapat terasa kurang khas, misalnya sesak, mual, nyeri punggung atau rahang, serta kelelahan yang mendadak. American Heart Association
Jangan mencoba menentukan sendiri apakah keluhan tersebut hanya masuk angin, gangguan lambung, atau masalah jantung. Pemeriksaan tenaga medis diperlukan untuk membedakannya. Dalam kondisi darurat, segera menuju IGD atau hubungi layanan kegawatdaruratan setempat.
Hipertensi dikenal sebagai salah satu faktor risiko utama penyakit jantung. Masalahnya, sebagian besar orang dengan tekanan darah tinggi tidak merasakan gejala apa pun. Seseorang dapat terlihat sehat dan tetap beraktivitas seperti biasa meskipun tekanan darahnya sudah berada di atas batas normal.
Satu-satunya cara untuk mengetahuinya adalah dengan mengukur tekanan darah secara rutin. Diagnosis hipertensi tidak ditentukan hanya dari satu kali pemeriksaan, tetapi memerlukan penilaian tenaga kesehatan berdasarkan hasil pengukuran, kondisi pasien, dan faktor risiko lainnya.
Hipertensi yang tidak terkontrol dapat membebani jantung dan merusak pembuluh darah. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal, dan komplikasi lainnya. WHO menekankan pentingnya pemeriksaan tekanan darah, pola makan rendah garam, aktivitas fisik, serta kepatuhan terhadap pengobatan yang diberikan dokter. WHO
Jangan menghentikan atau mengubah dosis obat hipertensi tanpa berkonsultasi dengan dokter, meskipun tekanan darah sedang terasa normal.
Kolesterol dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi. Namun, kadar kolesterol LDL yang terlalu tinggi dapat berkontribusi terhadap terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah. Penumpukan plak membuat pembuluh darah semakin menyempit sehingga aliran darah menuju jantung dapat terganggu.
Kolesterol tinggi umumnya tidak menimbulkan gejala khusus. Karena itu, pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk mengetahui kadar kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida. Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute, penumpukan plak akibat LDL dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. NHLBI
Risiko perlu dinilai secara menyeluruh. Dokter tidak hanya melihat satu angka kolesterol, tetapi juga mempertimbangkan tekanan darah, usia, diabetes, kebiasaan merokok, riwayat keluarga, dan kondisi kesehatan lainnya.
Upaya mengendalikan kolesterol dapat meliputi pengaturan pola makan, aktivitas fisik, serta penggunaan obat jika direkomendasikan dokter. Pengobatan harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.
Jantung berdebar atau palpitasi adalah sensasi ketika detak jantung terasa cepat, kuat, tidak beraturan, atau seperti ada detak yang terlewat. Keluhan ini dapat muncul setelah aktivitas fisik, kurang tidur, stres, atau konsumsi kafein berlebihan. Namun, jantung berdebar yang sering terjadi juga dapat berkaitan dengan gangguan irama jantung atau aritmia.
Aritmia merupakan gangguan pada kecepatan atau irama detak jantung. Detak dapat menjadi terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Pemeriksaan elektrokardiogram atau EKG dapat membantu merekam aktivitas listrik jantung dan mendeteksi gangguan irama tertentu. American Heart Association
Konsultasikan dengan Spesialis Jantung apabila jantung berdebar terjadi berulang, berlangsung lama, atau mengganggu aktivitas. Segera cari pertolongan medis jika keluhan disertai nyeri dada, sesak napas, pusing berat, hampir pingsan, atau pingsan.
Kesehatan jantung dapat dijaga melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten:
Istirahat yang cukup dan pengelolaan stres juga mendukung kesehatan jantung. Hindari kebiasaan merokok karena dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
Konsultasi dengan dokter Spesialis Jantung sebaiknya dilakukan jika terdapat nyeri dada berulang, sesak saat beraktivitas, jantung berdebar, mudah lelah, pembengkakan pada tungkai, tekanan darah sulit terkontrol, atau hasil pemeriksaan kolesterol yang tinggi.
Dalam konsultasi, dokter dapat melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, pengukuran tekanan darah, serta menentukan kebutuhan pemeriksaan seperti EKG, ekokardiografi, pemeriksaan laboratorium, atau tes lainnya. Jenis pemeriksaan dipilih berdasarkan gejala dan kondisi pasien, sehingga tidak selalu sama pada setiap orang.
RS Annisa Cikarang menyediakan layanan Jantung dan informasi dokter melalui halaman resmi layanan spesialisnya. Jadwal dapat berubah sehingga sebaiknya dikonfirmasi sebelum berkunjung. Layanan Spesialis RS Annisa Cikarang
Konsultasikan keluhan dan faktor risiko Anda dengan Dokter Spesialis Jantung RS Annisa Cikarang.
Customer Service: 0896-8539-3749
Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung oleh dokter.